Kamis, 19 Agustus 2010

PT SRIBOGA RATURAYA DUKUNG PROGRAM SENYUM RAMADHAN


SEMARANG. PT Sriboga Raturaya salah satu perusahaan terigu terbesar di Indonesia mendukung program Rumah Zakat dalam merangkai Senyum Ramadhan. Branch Manager Rumah Zakat cabang Semarang Kurnia Ariffianto mengungkapkan, bantuan nantinya akan disalurkan dalam bentuk 3,400 paket Berbagi Buka Puasa.

“Paket Berbagi Buka Puasa akan didistribusikan ke masyarakat Semarang terutama di wilayah ICD,” kata Arif di Semarang, Rabu (18/8).

Sebelumnya, Rabu siang (18/8) PT Sriboga Raturaya bersama Rumah cabang Semarang menandatangani MoU Program Senyum Ramadhan, nota kesepahaman ini ditandatangani Agus Parnadi, Corporate Officer PT Sriboga Raturaya dan Kurnia Ariffianto.***

Newsroom/Muhammad Zahron
Regional Jawa Tengah

http://rumahzakat.org/detail.php?id=7073&kd=B

Rabu, 18 Agustus 2010

AKSI KAMPUNG SEHAT DI BULAN RAMADHAN


KARAWANG. Puasa tidak menyurutkan upaya tim Kampung Sehat Peruri (KSP) untuk menjalankan aksi layanan kesehatannya. Kampung Sehat Peruri ini merupakan hasil kerjasama Peruri dengan Rumah Zakat. Dibawah koordinasi Rusdi Mulyo selaku Penanggung Jawab KSP, selama bulan Ramadhan ini tim KSP tetap beraktivitas seperti biasa, termasuk hari ini (Senin, 18/08).

Dengan tujuan Dusun Ragog, Ds. Kutanegera, Karawang, tim peruri yang terdiri dari 2 orang dokter, 2 perawat, 2 apoteker, dan 4 orang relawan kembali beraksi untuk memberikan berbagai layanan kesehatan mulai dari penyuluhan, pemeriksaan kesehatan, penimbangan serta Pemberian Makanan Tambahan bagi balita.

Yang istimewa dari aksi KSP pada Ramadhan ini adalah di bagian penyuluhan kesehatan. Tema penyuluhan kesehatan yang diberikan yaitu seputar “Menjaga Kesehatan Selama Puasa”. Harapannya, masyarakat Karawang mendapatkan pengetahuan lebih tentang puasa dan mampu melakukan ibadah puasa dengan optimal, mulai dari menentukan menu sahur dan berbuka, merencanakan olahraga selama puasa, hingga bagaimana cara berpuasa bagi yang memiliki penyakit kronik, seperti diabetes mellitus.***

http://rumahzakat.org/detail.php?id=7071&kd=HE

Minggu, 15 Agustus 2010

KASMIRAN: RAMADHAN TAHUN INI TERASA LEBIH BAHAGIA


*

14-Agustus-2010

MEDAN. Penyaluran perdana untuk Bingkisan Jompo dan Keluarga Pra Sejahtera di wilayah Empowering Center Medan Sunggal dilakasanakan pada hari ini, Sabtu (14/8). Pada jam 10.00 WIB, sebanyak 30 Paket disalurkan kepada masyarakat yang mayoritas jompo, tepatnya di Jl. Balai Desa, Medan.

Wajah ceria terlihat dari wajah para penerima manfaat, bingkisan pun dapat dinikmati bersama keluarga di rumah. Rencananya, sore ini pun akan dibagikan paket Berbagi Buka Puasa yang akan dibagikan di Musholla dekat Empowering Center Sunggal.

“Saya sangat senang menerima bingkisan ini sehingga Ramadhan tahun ini terasa lebih bahagia,” ujar Kasmiran, salah satu nenek yang mendapat bingkisan. Bahkan Rumah Zakat pun mengantarkan langsung ke rumah 2 orang jompo yang tak mampu untuk berjalan. Bingkisan Jompo ini akan terus disebar ke beberapa ICD (Integrated Community Development) di Medan.***


Newsroom/Muhammad Anggara Mansyursyah
Medan

http://www.rumahzakat.org/detail.php?id=7061&kd=B

SD JUARA; TETAP SEMANGAT DI BULAN RAMADHAN


14-Agustus-2010

CIMAHI. Mengawali sekolah di bulan Ramadhan, siswa Anak Juara tampak bersemangat untuk mengikuti pembelajaran, Jumat (13/8). Di luar Ramadhan, setiap Jumat para siswa mengawali sekolah dengan berolah raga dan ditutup dengan Pramuka.

Begitu pun ketika Ramadhan, mereka tetap mengikuti senam yang dipandu oleh Yudi selaku guru olah raga. Pola hidup sehat memang sangat diterapkan di SD Juara ini, kekompakan antara guru dan siswanya pun selalu terjalin.

Saat siang harinya pun mereka tetap mengikuti latihan Pramuka. Meski pun begitu, puasa mereka tetap terjaga. Di Ramadhan ini, tidak banyak yang berubah dari aktivitas mereka, yang berkurang adalah lamanya jam pelajaran.***

Newsroom/Suhud Syamsul Hakim
Cimahi

http://rumahzakat.org/detail.php?id=7057&kd=ED

Senin, 09 Agustus 2010

Karnaval Ramadhan dan Superbaksos Ramaikan Car Free Day Dago


Kawasan Car Free Day Dago di pekan terakhir sebelum masuk bulan Ramadhan semakin ramai dengan dikunjungi masyarakat yang menyaksikan berbagai acara. Rumah Zakat yang melibatkan 1500 member dari berbagai program ikut serta meramaikan dengan mengadakan Karnaval, panggung hiburan, perlombaan 17-an, tablig akbar dan Superbaksos dengan operasi pasar murah dan pelayanan kesehatan gratis.

Karnaval yang mulai sejak pukul 7 pagi mengambil start di taman cikapayang, dan menyusuri kawasan car free day, diikuti oleh siswa SD/SMP Juara, anak asuh rumah zakat dan masyarakat umum di kota Bandung.

Sementara itu dipanggung hiburan,, dengan wayang golek menjadi MC, serta penampilan sulap dan badut manambah keramaian area Dago. Panggung yang berada di depan kantor kas Dago ini cukup menarik perhatian masyarakat yang sedang melakukan aktivitas di car free day dago. Pada kesempatan itu pula Tabligh akbar menjadi salah satu rangkaian acara.

Begitu juga dengan layanan kesehatan banyak dikunjungi , khususnya pemeriksaan cek gula darah dan asam urat, dan pembagian paker PHBS (Program hidup Bersih dan sehat). Tidak sedikit para biker menyempatkan diri untuk diperiksa kesehatannya, mereka memeriksakan diri dalam mempersiapkan menghadapi bulan puasa.

Acara berakhir pukul 9.30 pagi karena jalan kembali dibuka untuk kendaraan bermotor, meski demikian pasar murah terus berlangsung dengan menyerdiakan 100 paket sembako.

oleh Yudi Juliana, RZ - Regional JABAR

Senin, 02 Agustus 2010

MERANGKAI PROSES


Oleh Ahmad Mutasim
Rumah Zakat-Cilegon



Kita sering mendengar ungkapan, “Yang penting proses, bukan hasil”. Ya, ungkapan tersebut memang wajar, karena memang tidak akan ada hasil tanpa proses yang berjalan untuk mencapainya. Tapi seringkali kita tidak benar-benar meresapi ungkapan tersebut dan tidak menyadari pentingnya sebuah proses. Kita pasti sudah mengenal Imam Bukhari. Ya, ulama yang kitab karyanya diakui oleh umat Islam sebagai kitab rujukan utama setelah Al-Qur’an Al-Karim. Al-Jami’ Ash-Shahih Al-Musnad yang lebih kita kenal dengan Shahih Bukhari. Ulama yang kapasitas keilmuannya dalam ilmu Jarh wa Ta’dil serta ‘Ilal Al-Hadits tak ada yang menyamainya.



Sadarilah, Imam Bukhari yang kita kenal sekarang adalah sebuah hasil. Dan tentu jika kita bicara hasil, ada sebuah proses yang perlu dijalani untuk mencapai hasil tersebut. Begitulah yang dijalani oleh Imam kita yang satu ini. Beliau tak serta merta bisa menghafal ratusan ribu hadits Rasulullah Saw. Beliau tak begitu saja mampu menghasilkan puluhan karya brilian yang sebagiannya sampai kepada kita. Sebelum Imam Bukhari, telah lahir juga seorang ulama luar biasa, penulis masterpiece Al-Umm dan Ar-Risalah, peletak dasar-dasar ilmu Ushul Fiqih, pendiri mazhab yang paling banyak diikuti sampai sekarang, Muhammad bin Idris Asy-Syafi’i. beliau pun bergelar Nashir As-Sunnah wa Al-Hadits. Apakah guru dari Imam Ahmad bin Hanbal ini secara otomatis bisa memberikan fatwa di Masjidil Haram pada usia belasan tahun? Apakah murid Imam Malik bin Anas tersebut bisa melakukan puluhan istinbath hukum ketika menerima satu hadits tanpa sebuah proses panjang kehidupan sebelumnya? Jawabannya tentu tidak.



Kita tentu juga telah mengenal nama-nama seperti Umar bin Abdul Aziz, Harun Ar-Rasyid, Jalaluddin As-Suyuthi, Taqiyuddin Ibnu Taimiyah, Muhammad Al-Fatih, Jamaluddin Al-Afghani, Hasan Al-Banna dan Taqiyuddin An-Nabhani. Nama-nama besar dengan segudang prestasi. Mereka yang kita kenal sekarang adalah mereka yang telah menjadi sebuah hasil. Pertanyaan bagi kita, apakah mereka bisa mencapai prestasi tinggi tersebut tanpa bersusah payah menjalani sebuah proses? Mari kita belajar dari kehidupan orang-orang besar tersebut. Imam Bukhari sebelum dikenal sebagai seorang muhaddits terbesar, telah mendedikasikan seluruh hidupnya untuk mengumpulkan hadits shahih dari Rasulullah Saw. Beliau bersusah payah mengumpulkan hadits dari masyayikh di berbagai negeri Islam, kemudian menghafal, meneliti dan mentakhrijnya. Imam Syafi’i mendedikasikan dirinya untuk menuntut ilmu sehingga beliau menjadi orang yang paling faqih di masanya.



Beliau mendedikasikan dirinya untuk menuntut ilmu di tengah keterbatasannya. Beliau juga hidup berpindah-pindah dari satu negeri Islam ke negeri Islam yang lain untuk menggali ilmu dari para pemiliknya. Seperti itu juga yang dilakukan oleh nama-nama besar yang lain. Mereka tak akan sukses dan menjadi besar melampaui zaman tanpa adanya upaya keras dan bersusah payah untuk mencapai tujuan mereka. Kita perlu sadar bahwa kehidupan dunia ini bukan untuk orang yang senang berleha-leha kemudian memimpikan diri menjadi besar. Kehidupan dunia ini bukan untuk orang yang duduk santai sambil melamun kemudian berangan-angan mencapai kesuksesan. Kehidupan dunia ini bukan untuk mereka, kehidupan dunia ini adalah untuk kita. Untuk orang-orang yang berani meniti langkah demi langkah, menjalani sebuah proses dalam menggapai apa yang kita cita-citakan.



Ya, hasil bukanlah untuk kita sekarang. Hasil bagi seorang muslim adalah di akhirat nanti, ketika kita dihadapkan pada taman-taman kemilau yang sungai-sungai indah mengalir di dalamnya. Hasil adalah juga untuk orang-orang setelah kita, orang-orang yang akan menikmati karya kita dan meresapi jalan kehidupan kita. Tugas kita sekarang adalah merangkai proses.

Minggu, 01 Agustus 2010

SUKSESKAN SUPER BAKSOS 1431 H


oleh Renaldo, RZ - Regional Jakarta Raya Ti

Jakarta (02/08) Menolong itu menyenangkan, jika di realisasikan di kehidupan nyata, memang sangat menyenangkan, tidak ada yang bisa menandingi kebahagian seorang manusia ketika ia telah berbuat kebaikan untuk saudaranya, maka dari itu, mari kita gelorakan dan yakinkan bahwa Menolong Itu menyenangkan pesan Syarif Hidayat Program of Region Jakarta Raya Timur yang juga menjadi Ketua pelaksana Super Baksos tahun ini kepada kita semua, untuk saling berpacu untuk mensukseskan Super Baksos yang insya Allah akan di realisasikan pada Sabtu, 7 Agustus 2010 yang bertempat di Monumen Nasional Monas, pada pukul 06:00 WIB sd selesai. Dengan target 2000 orang.

Adapun Super Baksos 1431 H nanti akan menghadirkan beragam kebahagiaan, di antaranya, akan ada Karnaval sambut Ramadhan 1431 H oleh anak-anak asuh dan para member, aneka lomba, bagi yang mau belanja murah ada Bazar murah yang di sediakan panitia, bahkan sampai pengobatan gratis pun di gelar untuk mempersiapkan kesehatan pengunjung untuk memastikan kesehatannya untuk menyambut bulan suci Ramadhan yang sebentar lagi akan datang, nah yang satu ini acara yang tentunya sangat dinantikan para peserta super baksos yakni jalan sehat dengan di banjiri berbagai dorr prize diantaranya TV 21 inch, setrika, dispenser, kipas angin, magic com, sepeda, dan hand phone.

Mari kita sukseskan pencapaian Super Baksos 1431 H dengan usaha maksimal untuk membahagiakan banyak orang karena Menolong itu menyenangkan.

 
Powered by Blogger